STRUKTUR BARU, SEMANGAT BARU

Seorang pemimpin dinilai dari integritasnya, sedangkan bawahan dinilai dari loyalitasnya. Hal ini sejalan dengan yang disampaikan Dr. Imam Mawardi dalam orasi Ilmiah pada acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Struktural IAI Al Hikmah Tuban tanggal 11 Juli 2020 bertempat di Auditorium lantai 3 IAI Al Hikmah Tuban. Dalam kesempatan tersebut hadir pula Dr. Yunus selaku Sekertaris Koperais IV Surabaya dan Dr.H. Ahmad Suyuthi sebagai saksi atas pelantikan Rektor IAI Al Hikmah Tuban Ibu Hj. Nurotun Mumtahanah, M.PdI. Bersama 29 (dua puluh Sembilan) pejabat struktural dilingkungan IAI Al Hikmah Tuban.

Insitut Agama Islam Al Hikmah Tuban telah memasuki satu dekade, dalam perjalanannya telah sampai pada tiga periode kepemimpinan termasuk di Fakultas Syariah dan Hukum IAI Al Hikmah Tuban untuk pertama kalinya melantik Dekan dan jajarannya. Dalam kesempatan tersebut H. Herfin Fahri, Lc. MHI Selaku Dekan Fakultas Syariah dan Hukum berkomitmen untuk memajukan Fakultas dengan 3 (tiga) M yaitu, Melaksanakan program kerja dengan maksimal, Menyiapkan lulusan yang berkualitas dengan tetap memegang nilai-nilai pesantren dan Merektrut mahasiswa baru sebayak-banyaknya. Hal ini diamini oleh Wakil Dekan Fakultas Syariah dan Hukum Al Masudah, SHI.,MH. yang mengaku siap menjadi supporting system atas seluruh kebijakan institusi. Sementara Hj. Fathonah K. Daud, Lc. M.Phil selaku Ketua Prodi Hukum Keluarga Islam (HKI), satu-satunya Prodi yang berada di dalam Fakultas Syariah dan Hukum, beliau menyatakan akan lebih fokus pada pengembangan Program Studi dan menyiapkan program kerja jangka Panjang dan jangka pendek sesuai visi misi Prodi untuk kemudian melakukan evaluasi setiap 3 (tiga) bulan sekali.

Ketiga pimpinan baru di Fakultas Syariah telah melakukan soft koordinasi untuk meningkatkan kinerja masing-masing pejabat stuktural, selanjutnya Dekan akan menerapkan tipe kepemimpinan demokratis yaitu mengutamakan kontribusi orang-orang dilingkungan kerja, Dekan kemudian menentukan keputusan akhir, tapi akan mendelegasikan wewenangnya kepada orang lain. Tipe kepemimpinan ini sangat cocok untuk diterapkan di fakultas Syariah dan Hukum mengingat untuk sementara Wakil Dekan belum bisa bergabung untuk memperkuat Fakultas karena Tugas Belajar. Selanjutnya segenap pejabat struktural di Fakultas Syariah dan Hukum berharap bisa menjalankan tanggaungjawab Bersama-sama dengan amanah sampai akhir periode, seperti kata pepatah “kalau ingin berjalan cepat berjalanlah sendiri, kalau ingin berjalan jauh berjalanlah bersama-sama”. by: AL